JEMBER, iKabar.id – KKN Kolaboratif 2026 di Kabupaten Jember resmi berakhir. Program ini melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk menjalankan pengabdian sekaligus membantu sejumlah program pemerintah daerah.
Salah satu kegiatan utama mahasiswa adalah pendataan warga dalam kelompok Desil 2. Hingga penutupan KKN, proses pendataan tersebut telah mencapai sekitar 85 persen.
KKN Kolaboratif Berakhir Penutupan KKN
Kolaboratif 2026 berlangsung di Alun-Alun Jember, Senin (24/8/2026).
Kegiatan tersebut menandai berakhirnya pengabdian mahasiswa di berbagai wilayah Kabupaten Jember.
Mahasiswa Turun ke Desa
Selama KKN, mahasiswa berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Mereka menjalankan berbagai kegiatan sesuai kebutuhan desa. Pendataan sosial juga menjadi salah satu tugas yang mendapat perhatian.
Gus Fawait Ikut Terlibat
Bupati Jember Muhammad Fawait turut terlibat dalam kegiatan pendataan Desil 2.
Gus Fawait juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah membantu pemerintah selama program KKN berlangsung.
Pendataan Capai 85 Persen
Pendataan Desil 2 mencapai sekitar 85 persen saat KKN berakhir.
Mahasiswa melakukan pendataan secara langsung dengan mendatangi masyarakat.
Cara tersebut membantu petugas memperoleh informasi dari lapangan.
Data Bantu Pemerintah
Pemerintah membutuhkan data yang akurat untuk menyusun kebijakan.
Data Desil 2 dapat membantu pemerintah melihat kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Informasi tersebut juga dapat mendukung penyaluran program agar lebih tepat sasaran.
Dukung Pengentasan Kemiskinan
Pendataan masyarakat menjadi bagian dari upaya pemerintah menangani kemiskinan.
Dengan data yang lebih lengkap, pemerintah dapat menentukan kelompok masyarakat yang membutuhkan intervensi. Program bantuan juga dapat menyesuaikan kondisi penerima.
Kampus Ikut Berkolaborasi
KKN Kolaboratif mempertemukan pemerintah daerah dengan perguruan tinggi.
Mahasiswa mendapat ruang untuk menerapkan ilmu di tengah masyarakat.
Pemerintah juga memperoleh dukungan dalam menjalankan sejumlah program lapangan.
Mahasiswa Belajar dari Warga
Kegiatan KKN memberi pengalaman langsung kepada mahasiswa.
Mereka belajar memahami persoalan masyarakat sekaligus membangun komunikasi dengan warga. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pendidikan di luar kampus.
Pemkab Jember Beri Apresiasi
Pemkab Jember mengapresiasi mahasiswa dan dosen pembimbing yang mengikuti KKN Kolaboratif.
Kontribusi mahasiswa dinilai membantu pemerintah dalam menjalankan program di tingkat masyarakat.
Kolaborasi Diharapkan Berlanjut
KKN Kolaboratif 2026 menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah, kampus, mahasiswa, dan masyarakat.
Pemkab Jember berharap kolaborasi tersebut dapat terus berjalan. Program serupa juga diharapkan memberi dampak bagi pembangunan dan kesejahteraan warga.
