Share

LOMBOK TENGAH, iKabar.id – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal langsung menuju Desa Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, setelah tiba dari Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu malam (22/8/2026).

Miq Iqbal baru kembali setelah menjalankan misi kemanusiaan di NTT selama empat hari. Setibanya di NTB, ia langsung meninjau kebakaran yang melanda kawasan permukiman adat Sade.

Kebakaran melanda kawasan tersebut pada Sabtu malam. Api kemudian menyebar dengan cepat dan menghanguskan sejumlah bangunan rumah adat.

Miq Iqbal Prioritaskan Keselamatan Warga
Saat tiba di lokasi, Miq Iqbal melihat langsung proses penanganan kebakaran. Petugas pemadam, TNI-Polri, dan warga masih berupaya mengendalikan api.

Gubernur meminta seluruh pihak mengutamakan keselamatan masyarakat.

“Yang paling penting saat ini adalah bagaimana seluruh masyarakat dan warga dalam keadaan selamat,” ujar Miq Iqbal.

Menurutnya, pemerintah harus bergerak cepat untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak.

Kebakaran Rusak Puluhan Rumah Adat
Data sementara menunjukkan dampak kebakaran cukup besar. Sebanyak 89 rumah adat Sasak tercatat terdampak.

Dinas Sosial NTB juga mencatat sekitar 120 kepala keluarga atau 320 jiwa terdampak. Selain rumah adat, sekitar 30 rumah warga di luar kawasan adat ikut terdampak.

Polisi menyebut total bangunan yang hangus mencapai sekitar 150 unit. Dari jumlah tersebut, 89 bangunan merupakan rumah adat.

Api Cepat Menyebar di Permukiman
Kebakaran membuat petugas menghadapi tantangan besar. Bangunan di kawasan Sade banyak menggunakan material seperti bambu dan ilalang.

Material tersebut membuat api cepat menjalar dari satu bangunan ke bangunan lain. Petugas kemudian mengerahkan armada dari sejumlah wilayah untuk membantu proses pemadaman.

Polisi masih menyelidiki sumber api. Karena itu, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan.

Pemerintah Siapkan Tempat Pengungsian

Pemerintah Desa Rembitan menyiapkan tempat sementara bagi warga yang kehilangan rumah.

Bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menjadi salah satu lokasi pengungsian. Pemerintah juga mengarahkan warga terdampak ke lokasi yang aman.

Miq Iqbal meminta pemerintah memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Kebutuhan Dasar Warga Jadi Perhatian

Miq Iqbal menegaskan pemerintah tidak boleh berhenti pada proses pemadaman. Warga membutuhkan makanan, pakaian, tempat tinggal, dan rasa aman.

Pemerintah juga perlu menjaga aktivitas sosial dan ekonomi warga yang terdampak.

“Yang pertama sekarang dan harus cepat adalah bagaimana kebutuhan dan rasa aman masyarakat yang rumahnya terbakar kita perhatikan,” kata Miq Iqbal.

Pendidikan Anak Tetap Berjalan
Gubernur NTB juga memberi perhatian terhadap anak-anak korban kebakaran. Ia meminta pemerintah memastikan proses pendidikan mereka tetap berjalan.

“Anak-anak kita pastikan pendidikannya tidak terganggu,” tegasnya.

Pemerintah perlu menyiapkan langkah khusus agar anak-anak tetap dapat mengikuti kegiatan belajar selama proses pemulihan.

Pemprov NTB Siapkan Rekonstruksi

Miq Iqbal mengatakan Pemprov NTB akan berkoordinasi dengan Bupati Lombok Tengah dan pihak terkait untuk menentukan langkah pemulihan.

Pemerintah juga akan membahas rekonstruksi kawasan Desa Adat Sade.

“Saya akan segera berkomunikasi dengan Bupati Lombok Tengah untuk mengambil langkah cepat dan tepat. Nanti kita pikirkan bagaimana merekonstruksi kembali Desa Adat Sade,” ujarnya.

Langkah tersebut akan berjalan setelah pemerintah menyelesaikan penanganan warga dalam kondisi darurat.

Sade Bukan Sekadar Permukiman

Desa Adat Sade memiliki nilai penting bagi masyarakat Sasak. Kawasan tersebut menjadi ruang hidup masyarakat yang mempertahankan tradisi dan bentuk hunian adat secara turun-temurun.

Karena itu, kebakaran tidak hanya berdampak pada tempat tinggal warga. Musibah tersebut juga mengancam keberadaan bangunan dan lingkungan budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Sasak.

Pemerintah NTB kini perlu menyiapkan pemulihan dengan tetap memperhatikan nilai budaya kawasan tersebut.

Gubernur Pastikan Penanganan Berlanjut
Kedatangan Miq Iqbal ke lokasi menjadi bagian dari respons cepat pemerintah terhadap kebakaran Desa Adat Sade.

Fokus pemerintah mencakup keselamatan warga, kebutuhan dasar, tempat tinggal sementara, pendidikan anak, serta pemulihan kawasan.

Setelah masa darurat selesai, pemerintah akan menyusun langkah rekonstruksi bersama pemerintah daerah dan masyarakat.

Kebakaran Desa Adat Sade menjadi musibah besar bagi warga Lombok Tengah. Pemerintah kini berupaya memastikan warga dapat segera bangkit sekaligus menjaga keberlanjutan kawasan adat Sade.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top