SURABAYA, iKabar.id – Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 mendapat apresiasi dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Timur. Ajang tersebut dinilai mampu memperkuat silaturahmi dan kolaborasi antarsesama jurnalis di Jawa Timur.
Kegiatan berlangsung di Surabaya pada Sabtu (22/8/2026) untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
64 Jurnalis Ikuti Turnamen
Sebanyak 64 jurnalis mengikuti kompetisi tersebut.
Peserta berasal dari sejumlah daerah, yakni Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Malang, dan Jombang.
Rebut Piala ORADO Jatim
Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 memperebutkan Piala Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Jawa Timur.
Kompetisi berlangsung dengan suasana sportif sekaligus menjadi ajang pertemuan insan pers dari berbagai daerah.
Diskominfo Jatim Apresiasi Kegiatan
Kepala Diskominfo Jatim Sherlita Ratna Dewi Agustin memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan turnamen.
Ia menilai kegiatan olahraga dapat memberikan ruang bagi jurnalis untuk berinteraksi di luar rutinitas pemberitaan.
Bukan Sekadar Rekreasi
Menurut Sherlita, kegiatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai hiburan.
Turnamen juga dapat menumbuhkan sportivitas dan memperkuat hubungan antarsesama jurnalis.
Perkuat Kebersamaan
Pertemuan jurnalis melalui kegiatan olahraga dinilai mampu membangun kebersamaan.
Suasana pertandingan membuat peserta dapat berkomunikasi dan menjalin hubungan secara lebih informal.
Dorong Kolaborasi
Sherlita juga melihat kegiatan tersebut sebagai ruang untuk memperluas kolaborasi.
Hubungan antara insan pers, pemerintah, dan masyarakat dapat semakin kuat melalui kegiatan bersama.
RLD Jadi Penggagas
Turnamen digagas Rumah Literasi Digital (RLD).
TIMES Indonesia turut mendukung kegiatan sebagai media partner dalam penyelenggaraan Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026.
Ada Lomba Foto
Rangkaian kegiatan juga menghadirkan Lomba Foto On The Spot.
PFI Surabaya menggelar lomba tersebut dan membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk berpartisipasi.
Diharapkan Jadi Agenda Rutin
Sherlita berharap kegiatan serupa dapat terus berlangsung.
Menurutnya, turnamen olahraga khusus jurnalis dapat menjadi agenda positif untuk memperluas jejaring, memperkuat silaturahmi, serta membangun kolaborasi insan pers di Jawa Timur.
