GIANYAR, Ikabar.id – Persebaya Surabaya memastikan diri sebagai juara Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung melalui adu penalti dengan skor 6-5. Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu dalam laga final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Keberhasilan tersebut mengantarkan Persebaya mengangkat trofi Piala Presiden untuk pertama kalinya. Kemenangan juga menjadi penutup manis perjalanan Bajul Ijo sepanjang turnamen pramusim tahun ini.
Laga Berjalan Ketat Sejak Babak Pertama
Persebaya tampil agresif sejak menit awal dan membuka keunggulan pada menit ke-20. Ramadhan Sananta mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan peluang di depan gawang Persib.
Persib tidak membutuhkan waktu lama untuk membalas. Lima menit berselang, Patricio Matricardi berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui penyelesaian yang tidak mampu dihentikan lini pertahanan Persebaya.
Setelah gol tersebut, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Kedua tim sama-sama menciptakan peluang, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tidak berubah hingga waktu normal berakhir.
Adu Penalti Tentukan Juara
Perpanjangan waktu selama 2×15 menit juga tidak menghasilkan gol tambahan. Wasit akhirnya menentukan pemenang melalui babak adu penalti.
Kiper Persebaya Reza Arya Pratama tampil sebagai pembeda. Ia menggagalkan dua tendangan penalti pemain Persib sehingga membuka peluang besar bagi timnya untuk meraih kemenangan.
Di sisi lain, Persib kehilangan kesempatan setelah Uilliam Barros dan Al Hamra Hehanussa gagal menaklukkan Reza Arya. Para algojo Persebaya kemudian menyelesaikan tugas dengan baik hingga memastikan kemenangan 6-5.
Persebaya Bawa Pulang Trofi dan Hadiah
Keberhasilan menjuarai Piala Presiden 2026 membuat Persebaya berhak menerima hadiah sebesar Rp8 miliar. Sementara itu, Persib Bandung memperoleh hadiah Rp3,5 miliar setelah finis sebagai runner-up.
Ribuan suporter Persebaya yang hadir di stadion menyambut kemenangan tersebut dengan penuh kegembiraan. Nyanyian Bonek menggema setelah peluit akhir adu penalti berbunyi.
Sebaliknya, para pemain Persib harus mengubur harapan membawa pulang trofi. Meski gagal menjadi juara, Maung Bandung tetap menunjukkan permainan kompetitif sepanjang laga final.
Reza Arya Jadi Pahlawan Bajul Ijo
Penampilan gemilang Reza Arya Pratama menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Persebaya. Aksi penyelamatan yang ia lakukan pada babak adu penalti memastikan Bajul Ijo keluar sebagai kampiun.
Hasil ini sekaligus menambah catatan positif Persebaya menjelang bergulirnya kompetisi resmi musim 2026/2027. Gelar Piala Presiden diharapkan menjadi modal penting bagi tim asuhan Paul Munster untuk menghadapi persaingan di kompetisi mendatang.
