Share

GRESIK, iKabar.id – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Gresik membekali warga binaan dengan keterampilan merangkai buket bunga sebagai persiapan menghadapi kehidupan setelah bebas.

Pelatihan tersebut diarahkan untuk membuka peluang usaha mandiri. Warga binaan diharapkan mampu memanfaatkan keterampilan yang diperoleh sebagai sumber penghasilan setelah kembali ke masyarakat.

Keterampilan untuk Masa Depan

Pembinaan di Rutan Gresik tidak hanya berfokus pada aspek kepribadian. Warga binaan juga diberikan keterampilan praktis yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi.

Merangkai buket bunga dipilih karena dapat dilakukan dengan peralatan sederhana dan memiliki pasar untuk berbagai kebutuhan, seperti hadiah, wisuda, ulang tahun, hingga acara perayaan.

Dorong Kreativitas dan Kemandirian

Melalui pelatihan ini, warga binaan belajar mengolah bahan, menyusun rangkaian, serta menghasilkan buket yang memiliki nilai jual.

Kegiatan tersebut juga melatih kreativitas, ketelitian, dan kesabaran. Kemampuan itu diharapkan menjadi modal penting ketika warga binaan mulai membangun usaha secara mandiri.

Bisa Dikembangkan sebagai Usaha Rumahan

Usaha buket bunga dapat dimulai dari skala kecil dengan menyasar lingkungan sekitar. Pemasaran juga bisa diperluas melalui media sosial dan sistem pemesanan secara daring.

Dengan bekal keterampilan tersebut, warga binaan memiliki alternatif kegiatan produktif setelah menyelesaikan masa pidana.

Pembinaan Berlanjut hingga Pascabebas

Program pelatihan merangkai buket bunga menjadi bagian dari upaya Rutan Gresik mendukung reintegrasi sosial warga binaan.

Pembekalan keterampilan diharapkan membantu mereka kembali ke masyarakat dengan lebih siap, mandiri, dan memiliki peluang ekonomi yang positif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top