Share

PASURUAN, Ikabar.id – Nasib sekitar 300 pedagang Pasar Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, menjadi perhatian setelah kawasan pasar tersebut dilanda kebakaran. Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat turun langsung meninjau kondisi pasar dan berdialog dengan para pedagang, Selasa (29/9/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi pedagang sekaligus mencari langkah penanganan agar aktivitas perdagangan dapat segera kembali berjalan.

Pedagang Butuh Kepastian

Dalam dialog bersama pedagang, Samsul menyerap berbagai keluhan dan aspirasi, terutama terkait keberlanjutan aktivitas jual beli setelah kebakaran.

Menurut Samsul, pemerintah perlu segera mencari solusi agar pedagang tetap memiliki ruang untuk menjalankan usahanya. Terhentinya aktivitas perdagangan dinilai berdampak langsung terhadap perekonomian keluarga pedagang.

“Yang kita telaah tadi, harapan para pedagang bagaimana secepatnya masyarakat ini bisa tetap berjualan dan ekonominya tetap berkelanjutan,” ujar Samsul.

Ia menegaskan, persoalan Pasar Kepulungan tidak semata-mata mengenai kerusakan bangunan. Ada mata pencaharian masyarakat yang harus segera dipulihkan.

“Ini urusan perut. Bagaimana masyarakat kita itu secepatnya bisa berjualan,” tegasnya.

Penanganan Dikoordinasikan

Sebagai langkah awal, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan pembersihan dan pembenahan kawasan pasar.

Pemkab Pasuruan juga tengah berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) terkait kemungkinan penggunaan Belanja Tidak Terduga (BTT) maupun mekanisme anggaran darurat sesuai ketentuan yang berlaku.

Pembahasan mengenai penanganan pasar serta kemungkinan skema bantuan bagi pedagang akan kembali dilakukan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait pada Kamis mendatang.

300 Pedagang Menggantungkan Hidup

Kepala Desa Kepulungan Didik Hartono mengatakan, pemerintah desa bersama pengurus pasar akan menghadap Bupati Pasuruan untuk meminta kepastian mengenai keberlanjutan Pasar Kepulungan.

“Dalam waktu dekat kami dari pemerintah desa dan pengurus pasar akan menghadap Bupati Pasuruan untuk meminta kepastian terkait Pasar Kepulungan,” kata Didik.

Didik menyebut sekitar 300 pedagang menggantungkan mata pencahariannya dari aktivitas perdagangan di pasar tersebut.

Karena itu, pemerintah desa berharap segera ada solusi sehingga pedagang dapat kembali berjualan dan roda perekonomian masyarakat Kepulungan kembali berjalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top