Share

GRESIK, ikabar.id – Masyarakat Kabupaten Gresik yang belum memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan aktif tetap dapat memperoleh layanan pengobatan gratis di RSUD Ibnu Sina melalui program Universal Health Coverage (UHC). Warga cukup menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat melakukan pendaftaran.

Kemudahan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. RSUD Ibnu Sina juga terus membenahi fasilitas dan sistem pelayanan agar pasien mendapatkan layanan yang mudah, cepat, dan transparan.

Salah satu fasilitas penunjang pelayanan tersebut adalah Gedung Rawat Jalan dan Diagnostik Terpadu setinggi tujuh lantai. Gedung ini menampung 26 klinik spesialis rawat jalan yang terintegrasi dalam satu kawasan.

Gedung Terpadu Tampung 26 Klinik Spesialis

Untuk memudahkan pasien, layanan pendaftaran, kasir, radiologi, dan farmasi dipusatkan di lantai satu. Sementara itu, laboratorium serta sejumlah klinik spesialis, seperti psikologi, kesehatan jiwa, telinga hidung tenggorokan (THT), dan kulit, ditempatkan di lantai dua.

Adapun layanan spesialis jantung, saraf, penyakit dalam, urologi, hingga ortopedi juga ditata secara terintegrasi guna mendukung kelancaran pelayanan dan mengurangi waktu antrean.

Manajemen Kawal Pelayanan Tanpa Diskriminasi

Kasubag Tata Usaha RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik, Ahmad Rifa’i, menegaskan pihaknya mengawal instruksi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani agar seluruh petugas memberikan pelayanan yang adil kepada masyarakat.

“Bupati sangat tegas terkait standar pelayanan prima yang wajib diberikan kepada warga. Jika ada bentuk diskriminasi, beliau memantau langsung. Bagi pasien yang belum ber-BPJS, prosesnya sangat simpel: cukup bawa KTP dan sampaikan ke petugas pendaftaran bahwa ingin memanfaatkan program UHC,” jelas Rifa’i.

Dengan mekanisme tersebut, masyarakat yang belum memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan aktif dapat mengakses program UHC sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengunjung Apresiasi Kualitas Pelayanan

Pelayanan RSUD Ibnu Sina juga mendapat apresiasi dari Ipda Purnomo, anggota kepolisian asal Kabupaten Lamongan yang berkunjung ke rumah sakit tersebut.

Ia mengaku terkesan dengan penataan alur pelayanan dan keramahan tenaga medis. Purnomo bahkan menyempatkan diri berkeliling dan bertanya langsung kepada pasien mengenai pengalaman mereka selama berobat.

“Pelayanan di rumah sakit ini sudah sangat luar biasa. Saya keliling dan bertanya langsung ke pasien yang berobat, tanggapannya sangat positif. Apa yang dilakukan Pemkab Gresik dalam memberikan jaminan kesehatan yang berpihak kepada rakyat ini layak menjadi percontohan bagi daerah lain,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Niki, pasien asal Kecamatan Balongpanggang. Ia menilai pelayanan medis di Gedung Rawat Jalan dan Diagnostik Terpadu RSUD Ibnu Sina berlangsung nyaman, cepat, serta informatif tanpa kendala administrasi.

Peningkatan fasilitas dan kemudahan akses melalui program UHC diharapkan semakin memperkuat pelayanan kesehatan yang berpihak kepada masyarakat. Dengan demikian, warga Gresik dapat memperoleh akses layanan medis tanpa terkendala kepesertaan BPJS Kesehatan aktif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top