GRESIK, iKabar.id – Seorang penumpang Kapal Dharma Rucitra VII meninggal dunia saat kapal berada di perairan Karang Jamuang, Gresik. Korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Surabaya menuju Pelabuhan Tanjung Perak.
Peristiwa tersebut terjadi ketika kapal dalam perjalanan dari Surabaya menuju Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penumpang Mengalami Gangguan Kesehatan
Korban sebelumnya diketahui mengeluhkan sakit maag.
Kondisinya kemudian memburuk hingga mengalami penurunan kesadaran saat berada di atas kapal.
Kondisi Korban Dilaporkan
Pihak kapal kemudian melaporkan kondisi penumpang kepada petugas melalui Vessel Traffic Service (VTS).
Laporan tersebut diteruskan kepada Kantor SAR Surabaya untuk mendapatkan penanganan.
Tim SAR Bergerak ke Lokasi
Setelah menerima informasi, tim rescue Kantor SAR Surabaya langsung bergerak menuju lokasi.
Petugas menggunakan KN SAR 249 Permadi untuk mendatangi Dharma Rucitra VII yang berada di perairan Karang Jamuang.
Kapal Berada di Karang Jamuang
Lokasi kapal berada di kawasan perairan Karang Jamuang, Gresik.
Tim SAR melakukan pendekatan untuk melaksanakan evakuasi medis terhadap penumpang yang dilaporkan mengalami kondisi darurat.
Korban Akhirnya Meninggal
Dalam proses penanganan, korban diketahui telah meninggal dunia.
Petugas kemudian melakukan evakuasi jenazah dari kapal penumpang menuju kapal SAR.
Proses Tender Dilakukan
Evakuasi dilakukan dengan metode tender, yakni pemindahan korban dari kapal Dharma Rucitra VII ke KN SAR 249 Permadi.
Proses tersebut dilakukan secara hati-hati mengingat evakuasi berlangsung di tengah perairan.
Jenazah Dibawa ke Tanjung Perak
Setelah berhasil dipindahkan, jenazah korban dibawa menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Anak korban juga turut mendampingi dalam perjalanan menuju pelabuhan.
Jenazah Diserahkan kepada Keluarga
Setibanya di Pelabuhan Tanjung Perak, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak operator dan keluarga korban.
Proses penyerahan dilakukan dengan melibatkan sejumlah instansi terkait.
Sejumlah Instansi Terlibat
Penanganan dan proses penyerahan korban melibatkan unsur SAR serta instansi terkait di kawasan pelabuhan.
Koordinasi dilakukan untuk memastikan proses evakuasi hingga penyerahan jenazah berjalan dengan baik.
Operasi Evakuasi Dituntaskan
Dengan selesainya proses evakuasi, operasi penyelamatan terhadap penumpang Dharma Rucitra VII dinyatakan selesai.
KN SAR 249 Permadi kemudian kembali ke pangkalan untuk melanjutkan kesiapsiagaan dalam menghadapi operasi penyelamatan lainnya.


