GRESIK, ikabar.id – Tim Search and Rescue (SAR) menghentikan sementara penyelaman dalam di bangkai KM Virgo Transport 8 setelah kondisi kapal dinilai tidak stabil dan berisiko bagi keselamatan penyelam.
Keputusan tersebut menjadi bagian dari evaluasi operasi pencarian korban kecelakaan kapal yang tenggelam di Laut Jawa. Tim SAR tetap mengupayakan pencarian melalui metode dan sektor lain dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan.
Sebelumnya, penyelam telah beberapa kali memeriksa kerangka bangkai kapal serta menyisir dasar laut untuk mencari korban yang masih hilang. Operasi juga melibatkan tim pencarian darat yang menyisir wilayah pesisir yang berpotensi menjadi lokasi korban terdampar.
Keselamatan Penyelam Jadi Prioritas
Penghentian penyelaman dalam dilakukan karena struktur bangkai kapal yang tidak stabil dapat membahayakan personel. Evaluasi keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan langkah operasi berikutnya.
Meski penyelaman dalam dihentikan, upaya pencarian korban tidak serta-merta berakhir. Tim SAR masih dapat mengoptimalkan penyisiran melalui pendekatan lain sesuai hasil evaluasi dan kondisi perairan.
Pencarian Korban Terus Dievaluasi
Kecelakaan KM Virgo Transport 8 menjadi operasi pencarian besar yang melibatkan berbagai unsur SAR, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta relawan.
Basarnas sebelumnya menyatakan bahwa pembagian sektor pencarian di laut maupun darat dilakukan dengan memperhatikan dinamika cuaca dan keselamatan petugas. Evaluasi berkala juga menjadi dasar penentuan strategi pencarian selanjutnya.



