Share

GRESIK, Ikabar.id – Pengoperasian Jembatan Manyar No. 10 di Kabupaten Gresik menjadi bagian dari penguatan konektivitas transportasi di jalur Pantura. Infrastruktur sepanjang 80 meter itu resmi dibuka pada 3 September 2026 dan diharapkan menunjang kelancaran mobilitas kendaraan serta distribusi logistik menuju kawasan industri JIIPE.

Gantikan Jembatan Lama

Jembatan Manyar No. 10 dibangun untuk menggantikan jembatan lama yang mengalami penurunan kondisi struktur. Pembangunan dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur-Bali.

Struktur baru tersebut memiliki bentang 80 meter dengan sejumlah pekerjaan konstruksi, mulai pondasi spunpile, abutment, struktur rangka baja A80 hingga perkerasan jalan.

Jalur Pantura Makin Terhubung

Keberadaan jembatan baru memiliki arti penting karena ruas Manyar merupakan bagian dari jaringan jalan yang memiliki aktivitas lalu lintas cukup tinggi.

Selain kendaraan masyarakat, jalur tersebut juga menjadi lintasan kendaraan barang dan kendaraan berat yang mendukung aktivitas perekonomian di wilayah Gresik.

Pengoperasian jembatan diharapkan membuat perjalanan di kawasan tersebut lebih lancar sekaligus memberikan dukungan terhadap konektivitas antarkawasan.

Dukung Distribusi ke JIIPE

Salah satu manfaat yang diharapkan dari pengoperasian Jembatan Manyar No. 10 adalah semakin baiknya akses menuju kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE).

Kawasan industri dan pelabuhan tersebut menjadi salah satu pusat kegiatan industri di Gresik. Kelancaran jaringan jalan menjadi faktor penting dalam menunjang pergerakan bahan baku maupun distribusi hasil produksi.

Dengan infrastruktur yang lebih memadai, arus logistik dari dan menuju kawasan industri diharapkan dapat berlangsung lebih efisien.

Warga Sambut Positif

Pengoperasian jembatan baru juga mendapat respons positif dari masyarakat yang selama ini menggunakan jalur tersebut.

Baihaqi, warga Tanjungwidoro, menilai kondisi lalu lintas menjadi lebih lancar. Sebelumnya, kepadatan kerap terjadi dari arah Bungah, terlebih ketika terdapat kendaraan berat yang mengalami gangguan di sekitar jembatan.

Kehadiran jembatan baru diharapkan dapat mengurangi potensi gangguan tersebut dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.

Infrastruktur Penopang Pertumbuhan Gresik

Pembangunan Jembatan Manyar No. 10 tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan transportasi harian. Infrastruktur tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pertumbuhan kawasan industri dan aktivitas ekonomi di Gresik.

Dengan posisi Gresik sebagai salah satu kawasan industri penting di Jawa Timur, ketersediaan jalan dan jembatan yang andal menjadi kebutuhan untuk menjaga kelancaran mobilitas orang maupun barang.

Pengoperasian jembatan ini sekaligus menambah infrastruktur pendukung konektivitas Pantura dan kawasan industri di sekitar Manyar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top