GRESIK, Ikabar.id – Gudang di kompleks bekas pabrik sandal New Era di Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, terbakar pada Selasa (29/9/2026). Kepulan asap hitam terlihat membumbung dari area bekas pabrik tersebut.
Hingga sekitar pukul 12.30 WIB, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api. Sejumlah armada dari Pemkab Gresik, PT Indospring Tbk, Petrokimia Gresik dan Semen Gresik dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.
Api Muncul dari Area Belakang
Asap hitam pertama kali terlihat sekitar pukul 08.30 WIB dari bagian belakang kompleks bekas pabrik New Era.
Hembusan angin membuat bara api cepat membesar. Petugas menemukan sedikitnya tiga titik api yang harus ditangani.
Kondisi di lokasi cukup menyulitkan proses pemadaman karena terdapat tumpukan material yang mudah terbakar.
Sampah Kardus dan Plastik Ikut Terbakar
Di sisi selatan dan barat area gudang terdapat tumpukan sampah kardus dan bahan plastik. Material tersebut ikut terbakar sehingga menghasilkan kepulan asap hitam yang cukup tebal.
Seorang petugas pemadam menyebut banyaknya kardus dan plastik yang terbakar menjadi salah satu kondisi yang harus dihadapi petugas ketika menjinakkan api.
Untuk mendekati titik api, petugas bahkan membongkar dua tembok batako. Langkah tersebut dilakukan agar akses menuju area yang terbakar lebih terbuka.
Petugas kemudian berpencar menangani sejumlah titik api, termasuk di sisi selatan dan barat kompleks.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Saat kebakaran terjadi, kondisi gudang disebut sedang kosong. Hingga proses pemadaman berlangsung, penyebab munculnya api belum diketahui secara pasti.
Kapolsek Kebomas Kompol Tatak Sutrisno bersama anggota terlihat berada di lokasi untuk melakukan pengamanan.
Selain kepolisian dan petugas pemadam, perwakilan perusahaan di sekitar lokasi juga turut memantau penanganan kebakaran. Salah satunya Industrial Relations & General Affair (IR&GA) Manager PT Indospring Tbk Dias Pipit Chusairy.
Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Gresik Suyono mengatakan hingga siang hari petugas masih berada di lapangan untuk menangani kebakaran.
“Anggota masih di lapangan. Api belum padam,” kata Suyono.
Petugas terus melakukan penyisiran dan pemadaman pada titik-titik yang masih terbakar. Penyebab kebakaran serta total kerugian masih menunggu penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.
